Detail Cantuman Kembali
SKEMA UJI SERTIFIKASI KOMPETENSI : SERTIFIKASI BNSP DIGITAL MARKETING
Uji kompetensi merupakan proses penilaian yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk menentukan apakah seseorang telah memiliki kompetensi kerja yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional, dan/atau standar khusus tertentu. Uji sertifikasi kompetensi ini menjadi bentuk pengakuan resmi terhadap keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja seseorang yang diakui oleh dunia industri dan dunia kerja, sehingga berperan penting dalam menjamin kualitas serta profesionalisme sumber daya manusia pada bidang keahlian tertentu. Dalam konteks pendidikan tinggi, uji sertifikasi kompetensi juga berfungsi sebagai penghubung antara dunia akademik dan dunia profesional. Pada pelaksanaan Tugas Akhir ini, penulis mengikuti Skema Sertifikasi Digital Marketing yang diselenggarakan oleh LSP P1 LPK GETI (LPK GETI Incubator/PT Global Edukasi Talenta Inkubator), yaitu lembaga pelatihan dan asesmen yang telah memiliki lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara daring dengan memanfaatkan platform Zoom Meeting dan Google Classroom, yang meliputi tahapan pelatihan, pra-asesmen, asesmen kompetensi, serta penilaian akhir oleh asesor kompetensi yang berlisensi BNSP. Kegiatan uji sertifikasi kompetensi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan strategi pemasaran digital secara komprehensif, mulai dari tahap riset pasar hingga analisis hasil kampanye digital. Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan menyelesaikan sejumlah tugas dan praktik kerja yang mencerminkan aktivitas nyata di dunia industri, antara lain: 1. Analisis tren digital menggunakan Google Trends untuk mengidentifikasi minat dan perilaku konsumen terhadap suatu produk atau jasa. 2. Perancangan strategi STP (Segmenting, Targeting, Positioning) sebagai dasar penyusunan kampanye pemasaran digital yang efektif dan terarah. 3. Optimalisasi akun bisnis pada media sosial, khususnya platform Instagram, meliputi pengaturan akun profesional, pemanfaatan insight analitik, serta penggunaan fitur pendukung pemasaran digital. 4. Penyusunan perencanaan konten (content plan) yang mencakup jadwal unggahan, jenis konten, dan indikator kinerja yang diharapkan. 5. Pembuatan materi promosi visual menggunakan aplikasi Canva dengan menerapkan prinsip desain yang relevan, komunikatif, dan profesional. 6. Pelaksanaan iklan berbayar (boost post) melalui Instagram Ads sebagai simulasi penerapan strategi pemasaran digital berbayar.
013 PRA S R.1
NONE
Text Skripsi
Indonesia
UNIVERSITAS TEKNOLOGI DIGITAL INDONESIA (UTDI)
2026
Yogyakarta
013 BD 2026
LOADING LIST...
LOADING LIST...







