<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17372">
<titleInfo>
<title>IMPLEMENTASI TRAFFIC ENGINEERING
UNTUK OPTIMALISASI JARINGAN MPLS INTERCITY</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. L.N Harnaningrum, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Syabani, Dwi Nur - 205411103</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>UNIVERSITAS TEKNOLOGI DIGITAL INDONESIA (UTDI)</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Dengan berkembangnya teknologi informasi yang pesat mengharuskan
kebutuhan akses internet yang lebih cepat dan memadai baik secara kualitas jalur
maupun besarnya ketersediaan bandwidth internet. Dalam upaya meningkatkan
kualitas akses internet tersebut, seringkali terdapat masalah yaitu salah satunya
terjadi bottleneck pada satu atau lebih jaringan backbone milik provider internet.
Contohnya kasus pada jaringan metro intercity dimana salah satu jalur mengalami
bottleneck sedangkan jalur lainnya masih memiliki utilisasi bandwidth yang rendah.
Hal tersebut disebabkan karena protokol routing akan memilih jalur terpendek yang
dapat dilalui oleh trafik data.
Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan implementasi TE (traffic
engineering) pada jaringan MPLS backbone pada segmen metro intercity dengan
tujuan untuk menentukan jalur yang ingin digunakan oleh suatu trafik data sehingga
utilisasi bandwidth pada setiap segmen jalur metro intercity dapat terbagi secara
merata. Pada penelitian ini dilakukan secara simulasi dengan menggunakan
perangkat Router Mikrotik dan berdasarkan studi kasus dari tempat bekerja.
Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa performa jaringan setelah
dilakukan implementasi TE (traffic engineering) menjadi lebih optimal dengan
indeks sangat bagus berdasarkan analisa dan parameter latency dibandingkan
performa sebelum implementasi TE yang memiliki indeks buruk.
Kata kunci: MPLS, traffic engineering, metro intercity</note>
<subject authority=""><topic>OPTIMALISASI</topic></subject>
<subject authority=""><topic>TRAFFIC ENGINEERING</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Jaringan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>MPLS INTERCITY</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Implementasi</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia Katalog Online Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia</physicalLocation>
<shelfLocator>028 SYA I R.1</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SYA0028IN0124</numerationAndChronology>
<sublocation>Rak Referensi  Skripsi Informatika</sublocation>
<shelfLocator>028 SYA I R.1</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>17372</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-07 11:23:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-07 11:25:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>