<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16644">
<titleInfo>
<title>SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT MATA

PADA MANUSIA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sari Iswanti, S.Si., M.Kom.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Saputra, Fajar Hadi - 145410042</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>UNIVERSITAS TEKNOLOGI DIGITAL INDONESIA (UTDI)</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Mata merupakan suatu panca indra yang sangat penting dalam kehidupan
manusia untuk melihat. Dengan mata manusia dapat menikmati keindahan alam dan
berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan baik. Jika mata mengalami gangguan
atau penyakit mata, maka akan berakibatkan sangat fatal bagi manusia. Salah satu
masalah mata yang paling populer adalah menurunnya kualitas penglihatan. Salah
satunya bisa disebabkan oleh rusaknya kornea mata. Penglihatan yang tidak jernih lagi
diakibatkan oleh kondisi kornea yang juga tidak jernih, bahkan dalam beberapa kasus
terdapat goresan-goresan di kornea. Dampak yang paling parah akibat rusaknya kornea
adalah kebutaan.
Masalah yang ada memicu penerapan sebuah ilmu komputer dalam bidang
kedokteran yaitu sistem pakar. Sistem pakar merupakan sebuah ilmu komputer yang

dapat bekerja layaknya pakar ataupun dokter dengan cara mengadopsi pengetahuam-
pengetahuan yang ada dari buku-buku kedokteran dan pakar atau dokter. Aplikasi

sistem pakar ini dapat membantu mendiagnosa penyakit mata pada manusia. penyakit
mata pada kornea memiliki 14 jenis penyakit.
Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem pakar yang dapat
mendiagnosa penyakit mata pada manusia dengan menggunakan metode certainty
factor untuk mengatasi ketidakpastian berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan oleh
pengguna. Kaidah yang digunakan adalah kaidah yang sederhana bukan meta rule.
Pada aplikasi ini pakar dapat menambah penyakit, gejala dan kaidah yang baru.
Diaplikasi ini dapat menambah kan penyakit, gejala serta kaidah baru. Sehingga pakar
dapat terus update pengetahuan penyakit.
Kata kunci: certainty factor, indra, kornea, Penyakit Mata sistem pakar,</note>
<subject authority=""><topic>DIAGNOSA PENYAKIT</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Certainy Factor</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sistem Pakar</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia Katalog Online Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia</physicalLocation>
<shelfLocator>065 Sap S R.1</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SAP065IN0122</numerationAndChronology>
<sublocation>Rak Referensi  Skripsi Informatika</sublocation>
<shelfLocator>065 Sap S R.1</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>16644</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 09:54:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 09:55:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>