<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16125">
<titleInfo>
<title>SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA CEDERA PADA LUTUT SERTA PENANGANANNYA DENGAN FISIOTERAPI</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sari Iswanti, S.Si., M.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Korayanto, Muhammad Syaifudin Dwi - 155410008</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>STMIK AKAKOM</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Aktivitas fisik merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh setiap orang. Seseorang melakukan aktivitas fisik tersebut setiap hari. Aktivitas fisik yang sering dilakukan di antaranya; berolahraga, berjalan, berlari, bersepeda dan lain sebagainya. Berbagai aktivitas fisik yang dilakukan seseorang berpotensi menimbulkan cedera karena berbagai faktor kemungkinan. Bisa jadi karena kurang pemanasan saat olah raga, terjatuh, hingga terjadi benturan dengan benda keras yang tidak disengaja. Cedera yang ditimbulkan dari aktivitas fisik tersebut salah satunya cedera lutut. Seseorang yang mengalami cedera lutut cenderung enggan memeriksakan ke dokter, karena harus menunggu antrean yang panjang dan rumitnya proses administrasi di rumah sakit.
Dari permasalahan yang ada, maka diciptakan aplikasi sistem pakar dengan menerapkan ilmu komputer di bidang kedokteran. Sistem pakar merupakan aplikasi yang diciptakan untuk membantu masyarakat umum dalam mencari tahu tentang cedera lutut yang sedang dialami serta memberikan saran penanganan fisioterapi yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah.
Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya aplikasi sistem pakar yang dapat mendiagnosa cedera pada lutut serta penanganan fisioterapi yang bisa dilakukan secara mandiri tanpa bantuan alat medis. Adapun cedera yang dapat didiagnosa adalah Sprain, Dislokasi, Osteoarthritis, Fraktur, Strain dan Meniskus. Metode yang digunakan untuk menghitung nilai keyakinan adalah metode certainty factor untuk mengatasi ketidakpastian. Aplikasi yang dibuat belum mempunyai fitur untuk menyimpan hasil konsultasi jadi pengguna tidak dapat melihat history dari konsultasi yang sudah dilakukan.</note>
<subject authority=""><topic>Sistem Pakar</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia Katalog Online Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia</physicalLocation>
<shelfLocator>139 Kor S R.1</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KOR013920 TI01</numerationAndChronology>
<sublocation>Rak Referensi  Skripsi Informatika</sublocation>
<shelfLocator>139 Kor S R.1</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>1_HALAMAN_DEPAN.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>16125</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:57:34</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 10:59:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>