<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16054">
<titleInfo>
<title>ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA MICROFRAMEWORK PHP PADA REST API</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anam, Khoirul - 095410304</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indra Yatini Buryadi, S.Kom., M.Kom.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>STMIK AKAKOM</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kebutuhan akan fleksibilitas pengembangan aplikasi dengan meminimalkan
kendala lingkungan produksi server membuat arsitektur n-tier semakin banyak
digunakan. Arsitektur tersebut diimplementasikan dalam bentuk middleware atau
sering juga disebut API. REST API adalah arsitektur API yang saat ini paling
banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi berbasis middleware.
PHP adalah satu satu bahasa pemgrograman yang mudah digunakan untuk
mengembangkan REST API dengan microframework-nya. Setiap microframework
memiliki fitur seperti penanganan koneksi database, URL routing, dan yang
paling banyak diunggulkan adalah tentang performa. Banyaknya microframework
PHP dengan issue performa yang berbeda menjadikan pemilihan core
pengembangan aplikasi berbasis API sangat penting. Terlebih jika itu
diproyeksikan akan menangani pertukaran data atau request client dalam jumlah
besar. Sebagai dasar pemilihan, maka pengujian performa perlu dilakukan pada
setiap microframework untuk menentukan kesesuaian pada pengembangan
aplikasi berbasis API.
Pengujian performa menggunakan metode load testing dan mengembangkan
microframework PHP populer sebagai dasar pembuatan aplikasi uji.
Microframework tersebut meliputi FatFree, Lumen, Phalcon-micro, dan Slim.
Pengujian dilakukan dengan sistematis menggunakan rencana pengujian yang
telah dirancang untuk kebutuhan pengujian performa. Fokusnya adalah untuk
menganalisa RPS (Request Per Seconds) dan latency terhadap percentile yang
dihasilkan alat uji wrk2 pada jenis pengujian yang telah ditentukan.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia Katalog Online Perpustakaan Universitas Teknologi Digital Indonesia</physicalLocation>
<shelfLocator>090 Ana A R.1</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">ANA09020 TI01</numerationAndChronology>
<sublocation>Rak Referensi  Skripsi Informatika</sublocation>
<shelfLocator>090 Ana A R.1</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>1_HALAMAN_DEPAN.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>16054</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 13:17:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-06 13:20:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>